
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan didalam mewujudkan
kerja Nubuwwah (kerja dakwah warisan para Nabi). Hal yang pertama adalah
memberangkatkan jamaah sebanyak banyaknya untuk khujruj fii sabilillah. Seluruh
kaum muslimin dilibatkan dalam kerja, tanpa memandang madzhab, memandang status
sosial ataupun pekerjaan. Seluruh kaum muslimin hendaknya dilibatkan, baik
ulama maupun orang awam. Dalam kerja ini, semua orang
mengambil manfaat. Ulama dapat mengajarkan ilmunya, orang awam akan belajar
ilmu agama, orang kaya akan mempergunakan hartanya dijalan Allah, para pekerja
akan meluangkan waktunya untuk agama, para pelajar juga ikut ambil bagian.
Yang kedua, hendaknya senantiasa menjaga hubungan dengan jamaah
dan berhubungan dengan markas-markas dakwah. Ibarat ranting kecil yang masih
terhubung dengan pohon besar, maka ranting itu akan senantiasa hidup,
menumbuhkan daun, buah ataupun bunganya. Namun jika ranting atau cabang tidak ada hubungan dengan pohon besar, maka lama kelamaan
akan mengering.
Untuk memelihara kerja dakwah, usaha adat istiadat maupun
teknologi tidak mutlak diperlukan. Seperti penggunaan media masa, media
elektronik maupun media sosial lainnya. Hendaknya diantara jamaah saling bertemu
bertatap muka dan bersilaturahmi meskipun tempat mereka saling berjauhan.
Silaturahmi dilakukan antar daerah, antar kota dan antar negara, karena Islam
sebagai rahmatan lil 'alamin (rahma bagi seluruh alam).
Yang ketiga, meningkatkan kerja dakwah dengan pengorbanan
dan meningkatkan pengorbanan harta, diri dan waktu kita untuk agama. Hal
tersebut dapat kita laukan dalam khuruj fii sabilillah selama tiga hari setiap
bulan, empat puluh hari dalam setahun, dan minimal empat bulan selama hidup.
Jumlah tersebut berhubungan dengan 10% waktu kita. Selain meningkatkan
pengorbanan, juga tidak kalah penting yaitu meningkatkan kesabaran dalam
menjaga istiqomah kerja. Jika diperlukan, kerja dakwah harus diutamakan dri
pada urusan keduniaan kita.
Syarat untuk meningkatkan kerja agama adalah yang pertama, pemahaman yang
benar. Hendaklah kita meyakini hanya dengan kerja dakwah ini, Allah SWT akan
menyelesaikan seluruh permasalahan hidup baik usrusan dunia maupun akherat.
Dengan ijtima' kerja, bekerja sama dalam kerja dakwah bukan bekerja bersama
sama, kita wujudkan kerja dakwah. Ijtima' akan terwujud jika kita mengutamakan sifat:
1.
Lemah lembut dan
kasih sayang dintara manusia
2.
Saling memaafkan
3. Bermusyawarah
4. Istikhlas
Apa bila syarat ini terwujud, Insyaallah Allah SWT akan
memberikan tiga jaminan, yaitu:
1.
Allah SWT akan
menyatukan umat
2.
Allah SWT akan
menampakan kesan dakwah ini keseluruh alam
3.
Keberkahan doa akan
datang
Rosulullah SAW bersabda:
"Tidak beriman seseorang sampai ia memiliki sifat
kasih sayang (diantara manusia) kepada sesamanya." Sahabat mengatakan:
" Ya Rosulullah kami telah memiliki kasih sayang", Roaulullah SAW
menjelaskan: " Yang dimaksud mengasihi itu bukan sekedar kasih sayang
terhadap sahabat karib saja, tetapi kasih sayang kepada seluruh umat"
Rosulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, maka
Allah SWT tidak akan menyayanginya." (HR Bukhari - Muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar