Minggu, 09 Juli 2017

Mewujudkan Dakwah Nubuwwah


Ada beberapa hal yang perlu dilakukan didalam mewujudkan kerja Nubuwwah (kerja dakwah warisan para Nabi). Hal yang pertama adalah memberangkatkan jamaah sebanyak banyaknya untuk khujruj fii sabilillah. Seluruh kaum muslimin dilibatkan dalam kerja, tanpa memandang madzhab, memandang status sosial ataupun pekerjaan. Seluruh kaum muslimin hendaknya dilibatkan, baik ulama maupun orang awam. Dalam kerja ini, semua orang mengambil manfaat. Ulama dapat mengajarkan ilmunya, orang awam akan belajar ilmu agama, orang kaya akan mempergunakan hartanya dijalan Allah, para pekerja akan meluangkan waktunya untuk agama, para pelajar juga ikut ambil bagian.

Yang kedua, hendaknya senantiasa menjaga hubungan dengan jamaah dan berhubungan dengan markas-markas dakwah. Ibarat ranting kecil yang masih terhubung dengan pohon besar, maka ranting itu akan senantiasa hidup, menumbuhkan daun, buah ataupun bunganya. Namun jika ranting atau cabang tidak ada hubungan dengan pohon besar, maka lama kelamaan akan mengering.
Untuk memelihara kerja dakwah, usaha adat istiadat maupun teknologi tidak mutlak diperlukan. Seperti penggunaan media masa, media elektronik maupun media sosial lainnya. Hendaknya diantara jamaah saling bertemu bertatap muka dan bersilaturahmi meskipun tempat mereka saling berjauhan. Silaturahmi dilakukan antar daerah, antar kota dan antar negara, karena Islam sebagai rahmatan lil 'alamin (rahma bagi seluruh alam).

Yang ketiga, meningkatkan kerja dakwah dengan pengorbanan dan meningkatkan pengorbanan harta, diri dan waktu kita untuk agama. Hal tersebut dapat kita laukan dalam khuruj fii sabilillah selama tiga hari setiap bulan, empat puluh hari dalam setahun, dan minimal empat bulan selama hidup. Jumlah tersebut berhubungan dengan 10% waktu kita. Selain meningkatkan pengorbanan, juga tidak kalah penting yaitu meningkatkan kesabaran dalam menjaga istiqomah kerja. Jika diperlukan, kerja dakwah harus diutamakan dri pada urusan keduniaan kita.


Syarat untuk meningkatkan kerja agama adalah yang pertama, pemahaman yang benar. Hendaklah kita meyakini hanya dengan kerja dakwah ini, Allah SWT akan menyelesaikan seluruh permasalahan hidup baik usrusan dunia maupun akherat. Dengan ijtima' kerja, bekerja sama dalam kerja dakwah bukan bekerja bersama sama, kita wujudkan kerja dakwah. Ijtima' akan terwujud jika kita mengutamakan sifat:
1.    Lemah lembut dan kasih sayang dintara manusia
2.    Saling memaafkan
3.    Bermusyawarah
4.    Istikhlas

Apa bila syarat ini terwujud, Insyaallah Allah SWT akan memberikan tiga jaminan, yaitu:
1.    Allah SWT akan menyatukan umat
2.    Allah SWT akan menampakan kesan dakwah ini keseluruh alam
3.    Keberkahan doa akan datang

Rosulullah SAW bersabda:
"Tidak beriman seseorang sampai ia memiliki sifat kasih sayang (diantara manusia) kepada sesamanya." Sahabat mengatakan: " Ya Rosulullah kami telah memiliki kasih sayang", Roaulullah SAW menjelaskan: " Yang dimaksud mengasihi itu bukan sekedar kasih sayang terhadap sahabat karib saja, tetapi kasih sayang kepada seluruh umat"

Rosulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang tidak menyayangi manusia, maka Allah SWT tidak akan menyayanginya."  (HR Bukhari - Muslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maksud Hidup Ummat Akhir Zaman

S ebuah benda jika tidak digunakan sesuai dengan maksud yang menciptakannya, maka benda ini tidak berguna dan lama-lama ...