Senin, 10 Juli 2017

Maksud Hidup Ummat Akhir Zaman

S
ebuah benda jika tidak digunakan sesuai dengan maksud yang menciptakannya, maka benda ini tidak berguna dan lama-lama akan rusak. Begitu juga manusia, tidak ada gunanya dan akan rusak jika tidak sesuai dengan maksud penciptaanya. yang mengetahui maksud hidup manusia, bukanlah istrinya, anaknya, ayahnya, pemerintahnya dsb. mengapa? karena mereka tidak mempunyai andil dalam penciptaan manusia.
Maksud hidup
Manusia diciptakan untuk ibadah. “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan (hanya untuk) beribadah.” (QS. Adz Dzariyat : 56).
Manusia untuk menjadi khalifah “Sesungguhnya Aku akan menjadikan di muka bumi ini khalifah (manusia)” (QS. Al Baqarah : 30).
Manusia untuk ber’amar ma’ruf nahi mungkar dan sebagai nabinya Rasulullah saw, “Kalian adalah sebaik-baik ummat yang dikeluarkan untuk manusia, yaitu untuk ber’amar ma’ruf dan nahi mungkar dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imran : 110).
Jika manusia berhasil mewujudkan maksud hidupnya, maka akan dijadikan raja-raja di Jannah/surga. “Jika kamu melihat Jannah seolah-olah adalah kenikmatan dan kerajaan yang besar” (QS. Al Insan : 20).
Keperluan hidup
Yang termasuk keperluan hidup manusia adalah Makan Minum Rumah Kendaraan Pakaian Pernikahan, Para sahabat Nabi keperluannya rendah tetapi maksud hidup tinggi. Sementara kita memiliki keperluan tinggi tetapi maksud hidupnya rendah. Keseharian kita hanya memikirkan bagaimana mendapatkan keperluan, tetapi para sahabat berpikir untuk selalu mengorbankan keperluan untuk mendapatkan maksud hidup. Perbedaan orang beriman dengan orang kafir dalam menggunakan keperluan dan maksud hidup adalah :

1.  MAKAN MINUM
Orang kafir : Makan dan minum untuk kesehatan dan kekuatan sebagaimana kaum A’ad sehingga mereka berkata : “Siapakah yang lebih kuat daripada kami…?” (QS. Fushsihlat : 15).
Orang beriman : Makan minum untuk beribadah agar bisa berdiri shalat dan mengerjakan ibadah lainnya. Jika makan dengan cara adab sunnah Rasulullah saw maka akan diberi pahala oleh Allah swt.
 2.  PAKAIAN
Orang kafir : Tujuan menggunakan pakaiannya seperti burung merak yaitu untuk menarik lawan jenis dan untuk dipuji-puji. Orang beriman Untuk Ibadah yaitu menutup aurat karena malu kepada Allah.
 3.  RUMAH
Orang kafir : Rumah untuk kesombongan dan fungsinya hanya untuk restoran (untuk tempat makan keluarga), hotel (tempat tidur/istirahat), WC (tempat buang air), gallery (tempat menyimpan barang-barang mewah), bioskop mini (tempat nonton TV keluarga), gedung pertemuan keluarga. Orang beriman : Untuk Ibadah, Nabi SAW bersabda, “Shalatlah kamu (shalat sunnah) di sudut-sudut rumah kamu niscaya rumah kamu akan dipandang oleh penduduk langit bercahaya sebagaimana kamu memandang bintang-bintang di langi’.
 4.  KENDARAAN
Orang kafir : Menggunakan kendaraan hanya untuk menyelesaikan urusan dunia saja, juga sebagai kesombongan dan status social. Orang beriman : Untuk Ibadah, seperti dipakai untuk pergi ke Masjid, silahturahmi dll.
 5.  PERNIKAHAN
Orang kafir : Pernikahan mereka hanya untuk menyempurnakan nafsu saja dan mendapatkan keturunan. Orang beriman : Untuk Ibadah, sesuai sabda Nabi saw, “Orang yang sudah menikah shalat 2 rakaatnya lebih baik dari pada 70 rakaat orang yang belum menikah”.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maksud Hidup Ummat Akhir Zaman

S ebuah benda jika tidak digunakan sesuai dengan maksud yang menciptakannya, maka benda ini tidak berguna dan lama-lama ...